TUGAS
EKONOMI POLITIK
ANALISIS
KEBIJAKAN EKONOMI POLITIK NEGARA BELGIA TERHADAP PT. DIRGANTARA INDONESIA
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ekonomi
Politik
Disusun
oleh :
Firmansyah
NIM
: 41714011
PROGRAM STUDI ILMU
PEMERINTAHAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
POLITIK
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Penulisan makalah ini merupakan pemaparan
mengenai Analisis kebijakan Ekonomi Politik negara Belgia
terhadap Perusahaan Multinasional (MNC), yang pada saat ini saya mengambil
contoh Kebijakan Negara Belgia terhadap PT. Dirgantara Indonesia. Saya memang
sengaja mengambil PT. Dirgantara Indonesia, alasannya adalah ingin membuktikan
bahwa Indonesia juga bisa memiliki industri pesawat terbang yang Berkualitas
dan mampu bersaing di Dunia Internasional.
A.
Negara
Belgia
Belgia adalah Sebuah negara yang terletak di eropa
bagian Barat. Negara ini merupakan negara anggota pendiri Uni Eropa dan menjadi
ibu kota Uni Eropa, serta Organisasi internasional lainnya termasuk NATO.
Belgia meliputi wilayah seluas 30.528 Km dan memilki populasi penduduk sekitar
10,5 juta Jiwa. Dari tinjauan Geografis, dua area terbesar dari Belgia adalah
wilayah penutur bahasa Belanda- yang merupakan area dari Flandria yang ada di
utara, dengan 59% dari populasi secara keseluruhan, dan wilayah penutur bahasa
Perancis- terletak di bagian selatan dari daerah Walonia, dengan populasi
sebesar 31%.
Daerah Ibu Kota Brussel, walaupun secara resmi
memiliki dua bahasa nasional, namun pada umumnya penutur berbahasa Perancislah
yang mendominasi daerah kantong ini. Keseluruhan wilayahnya berada di wilayah
Flandria yang berbahasa Belanda, dan memiliki populasi sebesar 10% dari
populasi keseluruhan. Namun sekelompok kecil penutur Bahasa Jerman juga tinggal
di arah timur dari Wallonia. Keaneka ragaman bahasa yang dituturkan di Belgia
dan sikap politik serta pertentangan kultural tergambar dalam sejarah politik
dan sebuah sistem pemerintahan yang kompleks.
Belgia juga salah satu dari enam negara pendiri
Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa pada 1951 serta Masyarakat Ekonomi Eropa
dan Masyarakat Energi Atom Eropa pada 1957. Belgia menjadi tempat markas NATO
dan bagian utama lembaga-lembaga dan administrasi Uni Eropa, termasuk Komisi
Eropa, Dewan Uni Eropa dan sesi istimewa dan komite Parlemen Eropa, seperti
bagian administrasinya.
Keadaan ekonomi Belgia, Uni Eropa melaporkan
bertambahnya anggaran pekerjaan dan minimnya kenaikan suku bunga sangat
mengkhawatirkan kondisi Belgia. Belgia adalah salah satu negara yang menerapkan
sistem gaji sesuai inflasi tahunan yang terjadi di negara tersebut. Reformasi ekonomi sangat diperlukan guna
mempertahankan ekonomi Negara.
Adapun
gambaran umum Negara Belgia adalah sebagai Berikut :
Ibu kota :
Brussels
metropolitan
area terbesar : Brussels Capital
Region
Bahasa
resmi : Belanda,
Perancis, Jerman
Demonim :
Belgian
Pemerintahan : Parlementer dan
Monarki Konstitusional
Raja : Albert
II
Perdana
Mentri : Sementara
masih resesi (September 2010)
Revolusi Belgia
Dideklarasikan : 4 Oktober 1830
Diakui : 19 April
1839
Bergabung
ke UE : 25 Maret 1957
Luas
total : 30.528
km2 (ke 139 di dunia)
Penduduk
Perkiraan
2007 : 10,584,534
Sensus
2001 : 10,296,350
Kepadatan : 344.32/km2
PDB (KKB) Perkiraan 2004
Total : $316.2
milyar (ke 30 di dunia)
Per
kapita : $31,400
(ke 13 di dunia)
Gini
(2000) : 33
(medium) (ke 33 di dunia )
IPM
(2005) : 0.946
(high) (ke 17 di dunia)
Mata
uang : Euro
(€)
B.
PT. Dirgantara Indonesia
(PERSERO)
PT. Dirgantara
Indonesia (DI) (nama bahasa Inggris: Indonesian Aerospace Inc.) adalah industri
pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan di wilayah Asia
Tenggara. Perusahaan ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. DI didirikan pada
26 April 1976 dengan nama PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie
sebagai Presiden Direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti
nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985.
Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi Dirgantara
Indonesia pada 24 Agustus 2000.
Dirgantara
Indonesia tidak hanya memproduksi berbagai pesawat tetapi juga helikopter,
senjata, menyediakan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service)
untuk mesin-mesin pesawat. Dirgantara Indonesia juga menjadi sub-kontraktor
untuk industri-industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, Airbus,
General Dynamic, Fokker dan lain sebagainya. Dirgantara Indonesia pernah
mempunyai karyawan sampai 16 ribu orang. Karena krisis ekonomi yang melanda
Indonesia, Dirgantara Indonesia melakukan rasionalisasi karyawannya hingga
menjadi berjumlah sekitar 4000 orang.
Pada awal
hingga pertengahan tahun 2000-an Dirgantara Indonesia mulai menunjukkan
kebangkitannya kembali, banyak pesanan dari luar negeri seperti Thailand,
Malaysia, Brunei, Korea, Filipina dan lain-lain.[butuh rujukan] Meskipun
begitu, karena dinilai tidak mampu membayar utang berupa kompensasi dan manfaat
pensiun dan jaminan hari tua kepada mantan karyawannya, DI dinyatakan pailit
oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 4 September
2007. Namun pada tanggal 24 Oktober 2007 keputusan pailit tersebut dibatalkan.
Tahun 2012
merupakan momen kebangkitan Dirgantara Indonesia. Pada awal 2012 Dirgantara
Indonesia berhasil mengirimkan 4 pesawat CN235 pesanan Korea Selatan. Selain
itu Dirgantara Indonesia juga sedang berusaha menyelesaikan 3 pesawat CN235
pesanan TNI AL, dan 24 Heli Super Puma dari EUROCOPTER. Selain beberapa pesawat
tersebut Dirgantara Indonesia juga sedang menjajaki untuk membangun pesawat
C295 (CN235 versi jumbo) dan N219, serta kerja sama dengan Korea Selatan dalam
membangun pesawat tempur siluman KFX.
Produksi
Pesawat Sayap Tetap
N-2130, Proyek Dihentikan karena
krisis finansial Asia 1997
N-250 (Tahap uji terbang
prototype)
NC-212
CN-235
N-219
N-245, pengembangan dari CN-235 dengan
peningkatan kapasitas pesawat.
Sikumbang produksi era Nurtanio
Belalang produksi era Nurtanio
Kunang produksi era Nurtanio
Gelatik produksi era LAPIP
lisensi dari CEKOP Polandia (sekarang dikenal dengan nama PZL)
Komponen pesawat (sebagai sub-kontraktor pabrikan luar negeri)
Komponen sayap dari Boeing 737
Komponen sayap dari Boeing 767
Komponen sayap dari Airbus A320
Komponen sayap dari Airbus A330
Komponen sayap dari Airbus A340
Komponen sayap dari Airbus A380
Komponen sayap dari Airbus A350
Komponen ekor dari Sukhoi
Superjet 100
Helikopter
NBO 105 dipergunakan secara luas
di Indonesia, lisensi dari MBB Jerman. Dihentikan sejak juli 2011.
NBK 117
NBell 412 lisensi dari Bell
Helicopter, AS
NAS 330 Puma lisensi dari
Aerospatiale, Perancis
Eurocopter 332 Super Puma
Pengembangan dari Puma, lisensi dari Eurocopter, Perancis
Eurocopter Fennec pengganti NBO
105.
Eurocopter Ecureuil pengganti NBO
105.
Eurocopter EC725
Tailboom dan fuselage dari EC 725
dan EC 225
Lainnya
SUT Torpedo
Turbin Uap 2 MW oleh PT Nusantara
Turbin Propulsi (anak perusahaan PT. DI)
Turbin Uap 4 MW oleh PT Nusantara
Turbin Propulsi (anak perusahaan PT. DI)
Hovercraft.
Adapun gambaran umum
PT.Dirgantara Indonesia adalah sebagai Berikut :
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Jenis : BUMN /
Perseroan Terbatas
Industri/jasa : Dirgantara
dan Pertahanan
Didirikan : - PT. Industri
Pesawat Terbang Nurtanio Jakarta,
23 gustus 1976
- PT. Industri Pesawat Terbang
Nusantara Jakarta, Indonesia 11 Oktober 1985
- PT. Dirgantara Indonesia Bandung,
Indonesia 24 Agustus 2000
Kantor pusat : Bandung, Jawa
Barat, Indonesia
Tokoh penting : Budi Santoso
Produk : - Pesawat
komersial
- Pesawat militer
- Komponen pesawat
- Servis pesawat
- Pertahanan
Pemilik : Pemerintah
Indonesia
Karyawan : 3.720 (2004)
Anak perusahaan : - IPTN North
America, Inc
- PT Nusantara Turbin &
Propulsi
- PT General Electric Turbine
Service
Situs web : indonesian-aerospace.com
BAB II
PEMBAHASAN
Faktor yang menyebabkan Negara Belgia melakukan
kebijakan kerja sama ekonomi dibidang pesawat terbang dengan PT. Dirgantara
Indonesia adalah karena Selain memproduksi pesawat terbang, PT DI juga membuat
komponen dan jasa perawatan pesawat atau helikopter dari berbagai jenis, dan
juga peminat pesawat Buatan PT. Dirgantara Indonesia sangat banyak, selain itu
mampu menyaingi Produk Boing dan Airbus karena Kualitasnya yang Modern dan
Berkualitas. Berdasarkan keterangan dari Direktur PT. Dirgantara Indonesia, kerjasama
dengan perusahaan dari Belgia itu akan meluaskan lokasi pemasaran CN235 ke
pasar global. Sebab AD Trade Belgium Company memiliki cakupan pemasaran yang
luas ke berbagai negara yang belum dijamah PT DI. Hal ini merupakan suatu
keuntungan bagi negara Belgia karena Produksi pesawat terbang yang dibuat oleh
PT. Dirgantara Indonesia Mampu menyaingi perusahaan Industri Pesawat Terbang
Internasional walaupun masih tergolong baru berkembang tertapi sangat banyak
peminatnya.
Perusahaan penerbangan asal Belgia, AD Trade, telah
menandatangani kontrak pembelian satu unit pesawat CN-235 buatan PT Dirgantara
Indonesia (DI) di Jakarta. Kontrak pembelian pesawat ini senilai 22 juta dollar
AS hingga 23 juta sollar AS, dan ini pesawat ke empat. Sebelumnya sudah membeli
tiga dari kita," kata Direktur Utama PT DI Budi Santoso, Kamis
(6/11/2014). CN-235 yang dibeli Belgia tersebut merupakan pesawat multifungsi
mulai dari kemampuan militer, evakuasi medis, patroli maritim, hingga
pengiriman barang. Budi menambahkan, keunggulan lain dari pesawat ini ialah
mampu mendarat pada landasan yang tidak terlalu baik, sehingga banyak pembeli
berasal dari Asia dan Afrika. Alasan lain mengapa Belgia memilih kebijakan
kerja sama ekonomi dengan karena PT DI perlahan tetapi pasti semakin diminati
oleh dunia dan bisa terus berlanjut di masa mendatang.
BAB III
PENUTUP
1.
Kesimpulan
Belgia Belgia merupakan salah satu
dari enam negara pendiri Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa pada 1951 serta
Masyarakat Ekonomi Eropa dan Masyarakat Energi Atom Eropa pada 1957. Belgia
menjadi tempat markas NATO dan bagian utama lembaga-lembaga dan administrasi
Uni Eropa, termasuk Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa dan sesi istimewa dan komite
Parlemen Eropa, seperti bagian administrasinya. Negara Belgia Menjalin
kebijakan penerimaan PT. Dirgantara Indonesia sebagi produksi pesawat terbang
dikarenakan Selain memproduksi pesawat terbang, PT DI mampu membuat komponen
dan jasa perawatan pesawat atau helikopter dari berbagai jenis, dan juga
peminat pesawat Buatan PT. Dirgantara Indonesia sangat banyak, selain itu mampu
menyaingi Produk Boing dan Airbus dan memiliki teknologi Modern dan Berkualitas,
sedangkan AD Trade Belgium Company memiliki cakupan pemasaran yang luas dan
Global sehingga dalam hal ini terjadi hubungan yang saling menguntungkan, hal
ini juga akan menambah investasi di Negara Belgia karena Pesawat Buatan
Indonesia Harganya tergolong Murah dan Berkualitas.
DAFTAR
PUSTAKA
http://www.bumn.go.id/ptdi/berita/144/Belgia.Beli.Satu.Lagi.Pesawat.CN-235.Buatan.PT.Dirgantara.Indonesia. Diunggah, Rabu 04
November 2015.
https://id.wikipedia.org/wiki/Belgia.
Diunggah Rabu 04 November 2015
Semoga Bermanpaat Buat Semua Pembaca.,
